Postingan

Menampilkan postingan dengan label motivasi

Silaturahmi Tak Terbukti Luaskan Rizki

Gambar
Gambar: pixabay.com Alhamdulillah, kesampaian juga. Entahlah, entah semua terjadi karena dorongan hati yang terlalu kuat untuk tidak melewatkan momen bahagia kakak sepupu di akad sekaligus walimatul ursy-nya yang dihelat hari ini atau apa? Alasan jauh, repot lagi ada bayi, sampai itungan biaya transportasi, sungguh sudah siap untuk dijadi tameng dalih atau sekedar alibi, tadinya. Namun, sudah terlalu lamanya tak mengunjungi, banyak beda yang mungkin telah terjadi, hingga bisa jadi, ini adalah kesempatan bersua yang terakhir kali, mengingat saudara-saudara bapak sudah tak muda lagi, akhirnya saya pergi juga meski tanpa didampingi istri yang masih repot ngurusin bayi. Benar saja, silaturahmi terasa penuh arti dan pertemuan pun menjadi jalan saling mentafakuri soal apa yang masing-masing alami. Berbagi cerita, saran, maupun do'a terasa lebih bermakna di antara sanak saudara yang sudah lama tak bersua. Alhamdulillah.... Sebenarnya dan seharusnya, silaturahmi memang buk...

Daun Jatuh Tak Pernah Membenci yang Naik

Gambar
Gambar: receh.id Sepertinya, memang benar apa yang disebut temanku kemarin pagi, kebanyakan prolog bukan saja membuat tulisan tidak efektif, tapi juga minim faedah... Haha . Rencananya, waktu itu saya hanya hendak mengutip satu ungkapan di film Hindustan yang bertajuk 3 Idiot , karena terlalu ngalor ngidul, jempol malah mengantar pikiran ke sedikit uraian tentang film-filmnya Aamir Khan. Tapi, lumayan lah, kan jadi ada dua artikel yang terposting. Hore!!! Baiklah, kita potong saja prolognya daripada tujuan tak kunjung tertuliskan. Di sebuah scene yang menampilkan pengumuman ujian, keberhasilan Rancho mendapat predikat terbaik ternyata tak selalu berbuah kebahagiaan di hati temannya. Dalam situasi seperti itu, muncul qoute yang keren menurut saya. Dalam bahasa sendiri, kurang lebih bunyinya seperti ini, "Kita bersedih saat teman kita menjadi pecundang tapi lebih sedih saat kita lihat dia muncul sebagai pemenang." Jleb! Bukankah itu yang biasa kita rasa? Buka...

Mencari Pengganti "Early" di Sunyi Dini Hari

Gambar
Gambar: pixabay.com Jika orang sebut pagi penuh semangat, sepertinya tidak begitu mengena jika disemat dengan suasana hening seperti ini. Terlalu tenang dan jauh dari banyak suara hentakan kaki yang kini lebih didominasi oleh bunyi deru mesin dari serangkai besi. Memang , dari nama juga sudah lain . Ini belum pagi. Meski lewat tengah malam sudah masuk pagi di selanjutnya hari, kita mengenal nama dini hari untuk wanci yang indah ini. Masih pukul 3:09 saat kutengoh jam g awai tadi. Jika pagi diharap datang dengan semangat, dini hari justru masih belum banyak kita memandangnya penuh manfaat. Dalam tanda kutip, manfaat yang didapat saat mata lepas dari pejamnya. Kecuali jika ada jadwal bola, mungkin. Dalam kondisi yang biasa dijalani, dini hari masih dimaknai tak lebih dari sekedar waktu untuk berhibernasi. Padahal, tidak. Untuk sedikit orang, dini hari adalah masa berharga yang sayang dilewatkan begitu saja. Sedikit kita mau selidik, ada pedagang yang sudah bergegas ke pasa...

Menjalin Komunikasi Sebagai Solusi dari Berbagai Masalah pada Perkembangan Anak

Gambar
doc. pribadi Selain panjang, semoga judul di atas tidak terlalu berasa 'wow' lalu Anda menganggapnya lebay. Jujur saja, saya memang agak bingung untuk melabeli artikel yang hendak saya tulis kali ini. Namun, gagasan inti yang ingin saya bagikan kali ini memang seputar bagaimana komunikasi menjadi solusi bagi banyak persoalan anak pada masa perkembangannya. Sejenak kembali ke beberapa saat lalu atau kala anak saya berusia sekitar 2 tahunan, ada sebuah kejadian unik yang tak mungkin saya lupakan di sana. Waktu itu, keluarga kecil saya tengah berlibur di kawasan Cipanas Garut. Bermula saat saya dan anak saya tengah menikmati warna-warni ikan di kolam penginapan, munculah seorang pedagang balon dengan menenteng beberapa balon udara di tangannya. Melihat ada seorang anak kecil yang biasanya antusias terhadap jajanan dan benda baru, dia pun mendakati anak saya sambil mencoba merayunya agar tertarik. Si Anak menatap orang yang menghampirinya dengan kalem. "Mau balo...

Tentukan Sasaran dan Bidiklah!

Gambar
Ilustrasi Memanah. Dok. Pribadi Hmm.. ternyata tak semudah dikira. Pasang, tarik, bidik, dan lesatkan. Wuss... anak panah meluncur dan menancap tepat di tengah titik sasaran. Lalu tanpa ragu, jleb! Anak panah kedua menancap dengan membelah anak panah pertama. Semudah itulah bayangan memanah di benakku. Efek masa kecil keseringan nonton robin hood kayaknya. Kenyataannya, boro-boro tepat menancap di titik tengah, masih mengenai lingkaran terluar pun sudah uyuhan . Alhasil, paling tidak, di era instagramable dan opa jaman now ini, aktivitas memanah bisa menjadi salah satu postingan keren dan kekinian. Ups.. tengok saja foto di atas, hasil jepretan dengan angle yang bagus akhirnya menjadi satu-satunya hal yang menghibur karena hasil bidikan tak satu pun tepat sasaran..haha Kembali ke soal perlunya keahlian khusus dalam memanah, pantaslah di sejumlah hadis diterangkan betapa Nabi sangat mengutamakan kedudukan seorang pemanah dan aktivitas memanah. Di antara hadis tentang mema...

Belajar Ikhlas dari Syeikh Kepala Ikan

Gambar
The Power of Hungry. Mungkin itu yang cocok untuk judul dari foto kerangka ikan ini. Bukti bahwa lapar tidak bisa diobati dengan 'aral'..huehe Dan hati-hatilah dengan lapar. Karena saat lapar, manusia bisa makan apa saja yang ada di hadapannya. Dari makanan yang ada di dapur sampai uang anak-anak murid yang ada di tabungan. Pinjem tentunya..hehe tapi inget ya, pinjem harus ada akadnya Terlepas dari judul, niat saya up load gambar ini adalah mencegah orang yang melihat untuk 'kabita'. Tertarik, ingin mencoba, iri, bahkan jadi ngomel dan menganggap pengunggah pamer. Nah, klo cuma terkorak kepala sama duri ikan saja, saya pikir nggak ada kali ya orang yang masih nyinyir. Naon sih 'nyiyir', teh? Baru kali ini saya pake kata itu, entah kenapa, kurang nyaman saya pake kata itu. Lagian, selama ini saya emang biasa membiarkan rambut saya apa adanya. Saya mah tidak berlebihan orangnya. Hep, ah.. Balik soal unggah tengkorak kepala dan duri ikan, say...

I don't like monday

Gambar
Melewati Senin yang Berat Bangkit dari rebah yang nyaman memang tak akan semudah bangkit dari pulasnya tidur saat orang teriak kebakaran atau maling. Seolah tak ada perlu tuk terbangun, tanpa keadaan yang memaksa, posisi nyaman selalu dan akan terus menjadi favorit kita. Fitrah berkata hanya karena kebutuhan orang akan dengan suka rela bahkan antusias menyongsong jalan demi terpenuhinya kebutuhan tersebut. Tak jarang, kalau berat ditulis biasanya, senin menjadi hari yang seharusnya diraibkan saja jika bisa. Senin terkesan berat tuk dilewati; dan memang seperti itu adanya. Siapa orangnya yang bersuka hati menyambut aktivitas yang syarat aturan setelah melewatkan dua hari tanpa beban. Tentu, ini berlaku bagi tipe manusia yang memiliki cara begitu alami dalam menjalani hidup. Bukan, tentu bukan Anda yang begitu semangat dan fokus menatap tujuan. Ini hanya berlaku bagi orang yang memandang ambisi hidup dengan cara yang sederhana. Betapa indah dunia bagi mereka. Sayangnya, buaian...

Do'a dan Kesungguhan

Gambar
Salam.. Banyak hal yang terlewatkan di awal tahun ini seiring dengan ikut berpartisipasinya saya dalam kehebohan istri mengejar deadline kerjaan isengnya sebagai ghostwriter dan berkunjungnya kasih sayang Allah SWT bernama flu tiga hari belakangan ini. Alhamdulillah, ketemu juga kesempatan untuk nulis kembali. Sekedar kembali belajar dan berbagi uraian yang jauh dari kesempurnaan. Sebagaimana umumnya kita, awal tahun selalu dimulai dengan semangat baru dan bermulanya harapan bahwa hal yang lebih baik akan mengisi hari-hari kita di 12 bulan ke depan. Entah itu sekedar cita-cita yang dengan lantang kita sebut resolusi atau memang visi yang dirintis dengan kesungguhan hati, disusun secara terencana, dan dituju melalui usaha pasti, silahkan saja. Tentunya, yang kita tuai adalah yang kita sebar, dan di sanalah terletak esensi dari dua hal yang tak terpisahkan bernama, “Do’a dan Kesungguhan”. Bernasehat untuk diri sendiri, betapa damainya kita seraya tetap memanjat do’a dan bernaung kepa...

Selamat Tahun Baru Resolusi Lama

Gambar
Tahun Baru Semangat Baru! Bersiaplah mengejar mimpi dan buat tabel pencapaian sehingga resolusimu semakin nyata. Selamat Mencoba! J Januari -           Tes produk -           Mulai produksi dan pemasaran sendiri dengan pemasaran di lingkungan sekitar dan relasi pribadi Februari -           Review produk -           Maintenance jaringan lokal Maret -           Menambah produksi -           Membuka jaringan pemasaran baru di dalam kota dan membuka jaringan via internet April -           Menambah produksi lagi -         ...